Selasa, 15 September 2015

penentuan

dear blog

hahaha mungkin aku lelaki paling melow di seluruh dunia, kali ini aku benar - benar terpuruk, maaf hanya kelaman ini aku bisa bercerita tanpa mesti takut akan ketahuan semua orang karena tak kulampirkan pas photo ku yg gak banget.

yeah awal kisah ini dikarenakan kegiatan tahunan yg pasti terjadi di daerah-daerah kelas dua di seluruh negara ini (mungkin) hahahaah, yeah berawal puasa dan dekat dua minggu kemudian diselenggarakannya pasar malam menjelang  2 minggu sebelum lebaran idul fitri. saat itu sesosok yg pernah memasuki hidup ku datang lagi dan bertemu dengan alasan membeli baju bersama mamanya.
sekejap aku terpaku dan terpana, terpesona, kagum, tak percaya, malu dan bodoh menjadi satu bercampur menimbulkan efek rasa baru yg bernama salting a.k.a salah tingkah.

salting?? iya salting \, secara beberapa tahun tanpa kontak, tanpa bertemu via apapun sekarang orangnya ada di hadapan lengkap dengan senyumannya yg memikat hati, anjay vroh ampun ge melted seketika. oh fuckcome on comeback to me and reach happy together again.

and so fast story, kita bersama kembali mencoba kembali merajut lagi kisah yg tlah pernah berlalu, mati lau saat ini dihidupkan kembali oleh senyuman itu. ohk dan aku pun kembali terjebak dalam lingkaran itu.

saat ini kami menjalani LDR a.k.a long distance relationship, ohk sangat-sangat pedih, bagaimana menelepon sebuah kemewahan, sms dan bbm sangat berarti dan hubungan seolah-olah dikendalikan oleh dua hal ygangat krusial dalam hidup manusia saat ini, yaitu rasa saling percaya dan jaringan layanan data dan seluler provider masing-masing pihak, dan saat ini kembali menelan pil pahit kenyataan bahwa LDR itu tidak semenyenangkan yg di gambarkan artikel-artikel motivasi yg banyak bersliweran di dunia maya, oh kan semfuck.

yah nyesaknya rindu, ketirnya tak ada kabar, kalutnya mencari kabar si doi, sampai-sampai berfikir apakah benar-benar dia menjaga semua perasaan ku padanya, tak menghancurkan segala yg ku berikan kepadanya.

oh sungguh entah harus bersyukur atau merasa malang malam ini, ku ketahui apa yg bdilakukan disana. ok jalan sama temen untuk ngeprint skripsi, dan lain-lain. sesakit ini, seperih ini, belum rampung lagi aku menata hati dan baru saja ditimbulkan semangat untuk berjuang, ditengah keinginan mu untuk segera kupinang kau asik saja mengelilingi kota disana bersama laki-laki yg bernama teman. aku lelaki, dia pun sama, dia punya hati apa lagi aku, bedanya dia roda 4 aku roda dua, dia kartu kredit aku kartu atm yg isinya tak seberapa, sungguh masih saja kau lakukan dengan alasan tak mau menutup diri, sedangkan disini kau pinta aku jaga hati ku, lalu kau disana jaga apa???

sehina itu kh aku?? tak pantas kh aku merasakn dicintai separuh hati mu, tak bisa kah kau menemukan kesungguhan dari semua yg ku ucapkn, ok saat ini aku memang miskin, tak berpunya, aku pun berkaca, wajah ku tak setampan dia karena dipoles produk-produk kosmetik pria, aku dekil, kotor, miskin, hina dan pantas dikasihani, tapi pernahkh laki-laki itu ditengah matahari mencari rupiah demi rupiah? aku pernah
pernahkh dia harus memakan nasi basi hanya untuk sekedar bertahan hidup karena tidak ada apa-apa lagi untuk ditukarkan segenggam beras, sekerat lauk?? aku pernah. pernah kah ia memikirkan mu sebelum aku???  itu hanya kamu yg tahu.

maaf aku hanya sudah lelah di perlakukan seperti ini oleh kaum kalian, sadarlah lihat aku yg tiap hari bukan saja berfikir tentang perut ini tapi masa depan kita, sungguh tega disaat aku harus berderai nair mata bertahan dan berjuang disini kau asik bercengkrama dengan pria-pria yg kau bilang hanya teman belaka, disini aku menjaga dan rela mungkin dianggap aneh bagi kebanyakan wanita, disana kau tebar pesona haha hihi, oh man apakh aku tak pantas bahagia? apa aku tak perlu diberikan sedikit saja dukungan?
ku akui aku kufur nikmat Mu ya Tuhan, aku lupa akan Engkau, aku pergi dari Pelukan Mu Ya Allah, tapi sesakit ini teguran mu agar aku kembali kejalan Mu, sungguh terlalu sering aku menerima semacam ini, sungguh sering hati ini remuk redam, sungguh tak terhitung hati ini menangis, sungguh hamba berterima kasih sampai detik ini, yg Engkau berikan masih tersimpan dan banyak di hati ini, yaitu sabar da memegang teguh komitmen, di titik ini kembali hamba meminta tuntun kejalan bahagia, di cukupkan semua hajat hamba, di berikan kemudahan dalam usaha menyelesaikan study saat ini, diberikan rezeki yg tak bertepi, agar hamba berguna dan bisa membahagiakn hamba Mu yg kekurangan kebutuhan hidupnya di dunia, berikan sedikit saja kekuasaan di dunia untuk mengarahkn dunia ini menuju kebaikan dan selalu tanamkan dalam kepala hamba, bahwa hamba tidak pernah memiliki daya dan upaya,
dan satu hal lagi ya Allah jika kali ini Engkau menuliskan hamba berpisah dengan dirinya, hamba minta lindungi dari cinta yg salah, sudah cukup perih ini, terlalu merasakn kehampaan ini, takutnya hamba mendustakan semua apa yg Engkau berikan ke hamba. berkat shalawat dan salam kepada Nabi besar Muhammad SAW, dan sahabat-sahabat nabi, hamba menetapkan hati untuk berhenti dari semua kesakitan ini, dan untuk saat ini biarkan semua berjalan sebagai mana mestinya saja, sampai mana Engkau memberikan teguran ini hamba ridha, ikhlas menjalaninya walau harus berderai air mata saat ini, sungguh tidak ada keraguan dihati ini saat berkata ridha dan ikhlas keluar dari dalam mulut yg Engkau miliki ini. saat ini hamba hanya menjalan kn kisah yg Engkau tuliskan,  hamba ikhlas, hamba ridha, hamba pasrah dan berserah pada Mu.

semoga kisah ini berakhir indah, dan semoga engkau disana bahagia dengan orang yg benar-benar tepat meskipun orang itu bukan aku. berbahagia lh dan jgn pernah menangis sedih untuk hal-hal yg sebenarnya tidak membuat mu sedih. biarkan aku sepi disini dan perlahan melangkah pergi menjauhi dunia mu berdua, tenang aku takkan pernah menggangu mu lagi
da

Sabtu, 12 September 2015

So fuck

Titik jenuh ku, semua masalah menumpuk, workles, ya skripsi, ya ini ya itu, salah satu pemecahannya aku harus bertahan dan lebih keras lg berusaha, segera lulus dan pergi dari sini, bertahan di sini hanya membuat ku semakin stress


Jumat, 04 September 2015

Luapan kekecewaan hati

Mengakrabkn diri dengan sepi
Membunuh semua yg membelenggu
menanti banyak kemungkinan
Rasa sakit yg semakin mengrogoti
Melemahkn diri
Menjadikn semua jadi sampah
Sialan lupakan aku